itu kamu.
ketika kerja tak lagi menyenangkan seperti dulu.
ketika ingin lari tapi sebagian dari dirimu terkunci.
ketika jiwa tak mampu menopang raga, adakah keikhlasanmu tetap tinggal?
"Okaasan, bolehkah saya resign?"
tulisku disuatu ketika,
saat berpijak terasa lelah.
saat tersenyum terasa palsu.
adakah ketulusanmu tetap tinggal.
"Keikhlasanku telah lari. Meninggalkan cangkangnya kosong. Adakah jiwa tenang saat yang dihadapinya adalah kehampaan? Adakah kau mampu?"
tanyamu disuatu malam.
saat bintang tak lagi bersinar.
saat angin tak lagi semilir.
dan kita bisa apa??
kau dan aku. kita tumpuan dari jiwa-jiwa lemah.
tak jua senang jiwamu saat yang lain runtuh.
kau. aku. kita lilin.
adakah kau mampu? melupakan budi demi sejumput rasa?
dan saat semuanya tak tertahankan, aku punya kau. kau punya aku.
dan padanya yang kita anggap rumah untuk pulang.
Teruntuk sahabatku,
Noey Hikari.
Seriously, adakah kau mampu???